Tips Cara Memilih Power Supply Unit (PSU) untuk Komputer PC


Power Supply Unit (PSU) sebagai salah satu komponen penting dalam merakit sebuah pc, tentu saja perlu diketahui bagaimana tips dan cara memilih  sebuah power supply unit untuk komputer pc yang akan dirakit. Disamping pemilihan prosesor, pemilihan power supply unit juga harus menjadi perhatian penting. Power supply inilah yang akan mempengaruhi suplai daya listrik ke dalam setiap komponen pc lainnya. Misalnya prosesor, ram, hard drive, motherboard, graphic (VGA) card dan lainnya.

Power supply bukan hanya sekedar memberikan suplai daya saja tetapi juga tentang bagaimana power supply ini bisa melindungi komponen pc lainnya. perlindungan terhadap kenaikan daya listrik yang tiba tiba atau juga terkadang terjadi penurunan daya listrik yang tiba-tiba. Disinilah power supply unit pada sebuah komputer pc menjalankan perannya, bagaimana agar supaya kebutuhan daya listrik semua komponen dapat terpenuhi.

Mengapa perlu memilih power supply? Power supply untuk komputer pc saat ini sangat banyak dan ada berbagai macam merek dan tipe serta daya (watt)-nya. Jika asal beli maka dikhawatirkan tidak sesuai dengan kebutuhan komponen hadware pc yang akan dirakit juga perlu memperhatikan hal lainnya. Untuk itu sangat perlu sekali untuk mengetahui tips cara memilih power supply unit yang baik saat merakit sebuah pc.

Tips cara memilih power supply komputer pc yang baik adalah dengan memperhatikan beberapa hal. Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih sebuah power supply untuk rakit pc adalah sebagai beikut.

1. Kebutuhan daya listrik komputer PC
Sebelum memilih sebuah power supply, berapa besar watt-nya, maka yang perlu dilakukan adalah menghitung kebutuhan daya masing-masing komponen hardware komputer yang akan digunakan. Kemudian baru disesuaikan dengan besaran daya yang mampu ditanggung oleh power supply.

Pada Power supply terdapat label maximum daya yang dapat dibebankan pada power supply tersebut misalnya 380 watt, 450 watt, 500 watt, dsb. Apakah komponen hardware yang digunakan dalam pc yang dirakit sesuai dengan total daya tersebut. Untuk itu diperlukan daftar komponen yang akan dipakai dalam sebuah pc yang akan dirakit. Misalnya tipe prosesor, barapa banyak (keping) ram memory, berapa banyak hard drive, dvd drive, fan casing, vga card, dll. Untuk lebih mudahnya dalam menghi&ung kebutuhan daya komputer pc silahkan menggunakan power supply calculator online.

2. Casing PC yang akan digunakan.
Casing PC (PC Case) yang akan digunakan dalam komputer PC yang dirakit akan mempengaruhi penggunaan power supply. Apakah anda akan menggunakan case PC yang Full ATX, mATX, microATX. Pada casing tersebut memiliki ukuran berbeda sesuai dengan jenis casing. Sebaiknya ditentukan dulu akan menggunakan casing apa, merk nya tipenya dan kemudian lihat spesifikasi case khusunya ukuran slot untuk power supply-nya apakah muat dengan power supply yang akan dipakai. Dimensi power supply juga berbeda-beda sesuai dengan ukuran casing pc yang dipakai.

3. Efisiensi 80 plus
Setiap perangkat elektronik khususnya power supply yang melakukan konversi listrik AC ke DC pastinya memiliki tingkat efisiensi tertentu. Hal ini terjadi karena tidak semua daya yang masuk dapat di konversikan menjadi daya yang di keluarkan. Daya yang masuk tidak tidak sama dengan daya yang keluar kenapa bisa begini? Karena ada daya yang hilang pada saat proses konversi dilakukan oleh power supply tersebut. Biasanya daya yang hilang tersebut tidaklah hilang tetapi berubah menjadi energi panas. Ingat hukum kekekalan energi.

Gampangnya, efisiensi pada power supply adalah daya yang masuk harusnya sama dengan yang keluar. Jika power supply memakan daya 500 watt maka power supply tersebut harusnya bisa menanggung komponen hardware komputer sebesar 500 watt juga. Kondisi seperti ini tingkat efisiensinya mencapai 100%. Tetapi saat ini belum ada yang mencapai tingkat efisiensi seperti itu.

Efiensi sebesar 80% atau lebih adalah yang paling memungkinkan. Biasanya ada pada lebel 80+ di kemasan dan di power supply nya. Sertifikasi untuk tingkat efisiensi ini tidak hanya terbatas pada 80+ saja, masih ada yang lain yakni 80+ Bronze, Gold, dan Platinum. Pada power supply yang sudah memenuhi persyaratan dan berhasil melewati pengujian tertentu akan mendapatkan sertifikat ini. Saat memilih power supply untuk komputer PC yang akan dirakit sendiri, sebaiknya Anda memilih untuk mengunakan power supply yang bersertifikasi minimal 80+ jika bisa pilih yang 80+ Bronze atau Gold atau Platinum.

4.Modular, Semi-Modular, Non-Modular
Mau memilih power supply yang mana? Power Supply Modular, Semi Modular atau Non Modular? Pada power supply tersebut, yang membedakan adalah kabel yang terpasang di power supply. Secara umum kabel output pada power supply merupakan kabel yang akan disambungkan dengan komponen hardware komputer lainnya seperti motherboard, hardisk, cpu, dll.


Untuk Power Suply yang non modular, semua kabel sudah tertanam (terpasang) di power supply entah kabel tersebut dibutuhkan atau tidak. Dengan adanya kabel yang mungkin tidak dibutuhkan akan menyulitkan cable management di dalam casing pc. Apalagi jika menggunakan case dengan side window transparan. Kesemerawutan (keruwetan) kebel akan mudah terlihat. Jika memilih menggunakan power supply non modular, mungkin perlu dipertimbangkan memilih casing pc yang memiliki PSU Cover. Yang menjadi keunggulan dari Power supply non modular adalah harga power supply non modular yang paling murah jika dibandingkan dengan power supply semi modular atau full modular.

Pada power supply semi modular hanya ada kabel utama yang biasanya dipakai seperti kabel 24 Pin ATX, a single PCIe, 8Pin CPU, dan mungkin dua kabel SATA/Molex. Selain kabel utama, masih ada slot untuk menambahkan kabel lainnya. Dengan menggunakan Power Supply Semi modular akan membuat cable management menjadi lebih mudah jika dibandingkan dengan mengggunakan power supply non modular dan dengan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan power supply full modular.

Power supply Modular (Full Modular) adalah power supply yang semua kabel outputnya bisa dilepas (dicopot). Dengan kabel yang bisa dicopot ini, maka hanya kabel yang dipakai saja yang dipasang sehingga akan memudahkan dalam cable management di dalam case pc apalagi bila menggunakan casing pc yang kecil dan sempit.

5. Perlindungan lainnya
Disamping faktor efisiensi, dalam memilih power supply untuk pc yang akan dirakit, perlu dipertimbangkan juga adanya fitur (fasilitas) lainnya seperti Active PFC (Power Factor Correction), dan juga adanya fitur safety protection seperti Over Voltage Protection (OVP), Over Power Protection (OPP), Over Temperature Protection (OTP), Short Circuit Protection (SCP), dll.

Fitur perlindungan lainnya tersebut untuk menjaga komponen hardware pc dari kerusakan yang disebabkan oleh tegangan listrik, arus listrik yang tidak stabil dan berlebihan, suhu yang berlebihan, dan perlindungan dari konsleting listrik.

6.Review dari Pengguna (User)
Membaca review dari pengguna lain yang sudah pernah membeli dan menggunakan power supply juga perlu menjadi pertimbangan penting dalam memilih sebuah power supply. Rating suatu produk power supply juga bisa dijadikan acuan dalam mempertimbangkan akan membeli suatu produk power supply komputer. Selain itu penting juga membaca review produk tersebut. Terkadang ada yang memberikan review negatif terhadap suatu power supply karena pengalaman pengguna tersebut tetapi juga tetap ada yang memberikan review positif. Cari tahu apakah pengguna-pengguna yang lain juga mengalami hal baik atau hal buruk yang sama.

7.Budget (Uang)
Kembali lagi uang menjadi batasan penting dalam memilih hardware pc. Harga sebuah power supply dengan label 80 plus apalagi yang bronze, gold dan platinum ditambah dengan adanya safety protection, dan full modular pastinya lebih mahal jika dibandingkan dengan yang tidak ada label 80 plus-nya, tidak ada fitur safety protection dan non modular. Jika budget (uang) terbatas, silahkan disesuaikan saja. Semua kembali kepada kebutuhan seperti apa sehingga akan dapat memenuhi kebutuhan power untuk  komputer pc yang akan dirakit. 

Demikian tips cara memilih power supply komputer yang baik menurut versi COMPUTER-D.com. Jika ada saran tambahan silahkan berkomentar di bawah. Semoga artikel ini bermanfaaat dan terima kasih.
BERIKAN KOMENTAR ()