Memilih Prosesor dalam Merakit PC Office, PC Gaming ataupun PC Video Editing

Prosesor merupakan sebuah otak dari sebuah komputer baik pada komputer pc, notebook dan pada perangkat komputer pada umumnya. Pada sebuah prosesor inilah, pemrosesan, pengolahan  data dijalankan. Semakin kencang kecepatan prosesor maka akan semakin cepat pula perintah dieksekusi dan diselesaikan. Saat ini prosesor juga tidak hanya diukur dari kecepatannya saja. Tetapi juga dari berapa banyak jumlah core-nya  (inti prosesor). Semakin banyak inti prosesor maka instruksi yang dijalankan bisa dibagi ke dalam core prosesor sehingga dengan adanya pembagian tugas ini maka instruksi akan lebih cepat dieksekusi dan diselesaikan.


Di pasaran terdapat dua brand besar yang menyediakan prosesor untuk dektop pc dan juga notebook. Dua brand besar tersebut adalah intel dan AMD. Kali ini saya akan membahas bagaiman memilih prosesor secara umum saja tidak memihak prosesor Intel ataupun prosesor AMD. Sebenarnya mudah saja kalau mau memilih sebauah prosesor untuk keperluan untuk rakit pc office, pc gaming ataupun rakit pc untuk video editing. Cari saja sebuah prosesor yang memiliki kecepatan tinggi dan juga memiliki jumlah core yang banyak.
Sebuah prosesor memang akan menjadi piihan yang pertama dalam memilih merakit sebuah pc apalagi rakitan pc tersebut digunakan sebagai pc gaming atau pc untuk video editing. Prosesor untuk komputer pc memiliki kelas tertentu sesuai dengan target market dari masing-masing prosesor apakah prosesor tersebut akan digunakan untuk keperluan yang biasa-biasa saja seperti untuk menjalankan aplikasi office misalnya, ataukah untuk bermain game pc terbaru yang membutuhkan resource yang cukup tinggi. Semakin baik prosesornya, baik itu kecepatan, jumlah core, dan arsitekturnya maka akan semakin mahal harganya.
Dalam memilih sebuah prosesor ada baiknya memperhatikan hal-hal berikut.
1. Kebutuhan
Hal yang paling utama dalam memilih prosesor untuk rakit pc gaming, pc untuk video editing, atau rakit pc sendiri untuk kegiatan pekerjaan di kantor atau di rumah adalah kebutuhan. Iya yang paling utama adalah kebutuhan (bukan keinginan). Kebutuhan setiap orang tentu saja sangat berbeda. Ada orang yang butuh untuk mengerjakan pekerjaan kantor saja yang sehari-harinya berkutat pada aplikasi office. Ada juga yang kebutuhannya untuk bermain game pc yang terbaru. Disini harus ditentukan akan merakit pc untuk kebutuhan apa. Mengetahui kebutuhan akan melakukan apa dengan prosesor yang akan dirakit pada sebuah pc akan sangat penting karena berhubungan dengan banyak hal baik itu komponen lainnya dan juga dengan uang (budget) yang disediakan.

Jika akan menggunakan komputer dengan keperluan office saja maka kebutuhannya prosesornya tidak perlu terlalu tunggi, mungkin cukup menggunakan prosesor single core saja. Tetapi jika kebutuhannya untuk bermain game maka disarankan untuk menggunakan dual core atau lebih.

2. Jumlah core (Multi Core)
Secara umum, prosesor untuk dekstop pc dan notebook saat ini sudah tidak menggunakan single core lagi, tetapi minimal sudah dual core. Bahkan ada juga yang sampai delapan core. Akan sangat mudah menjumpai laptop, ataupun komputer desktop yang menggunakan core lebih dari 2 dipasaran saat ini. Untuk itu minimal prosesor yang digunakan jika akan membeli sebuah prosesor adalah minimal sudah dual core. Kenapa harus memilih prosesor dengan jumlah core yang banyak? Analoginya begini jika ada sebuah pekerjaan berat dan banyak yang dikerjakan hanya oleh satu orang, maka pekerjaan tersebut akan lebih lama diselesaikan jika dibandingkan dengan pekerjaan tersebut dikerjakan oleh banyak orang. Demikan juga pada sebuah prosesor yang hanya single core dengan prosesor yang memiliki multi core.


3. Kecepatan prosesor
Kecepatan prosesor tetap merupakan hal yang penting. Semakin cepat prosesor semakin cepat eksekusi perintah dilaksanakan dan diselesaikan sehingga komputer akan berjalan lebih lancar dan tidak lemot. Kecepatan prosesor biasanya diukur dalam satuan GHz (Giga Hertz). Kecepatan prosesor saat ini, untuk prosesor keluaran terbaru sudah mencapai lebih dari 3 GHz. Kecepatan prosesor ini juga akan berpengaruh dengan software yang akan dijalankan. Beberapa software dan juga game pc saat ini biasanya sudah membutuhkan system requirement untuk prosesor dengan kecepatan lebih dari 2-3 GHz. 

4. Arsitektur prosesor
Sebuah teknologi terbaru dari sebuah prosesor bisa dilihat dari arsitektur prosesor tersebut. Arsitektur ini adalah tentang bagaimana prosesor tersebut dibuat, struktur microprosesornya, alur instruksinya, dll. Biasanya prosesor dengan arsitektur terbaru akan memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi baik dari segi efektifitas instruksi dan konsumsi daya yang lebih hemat.


Teknologi pembuatan pada prosesor yang lebih baru menggunakan teknologi pembuatan yang lebih kecil (sekian nanometer). Hal ini akan berpengaruh pada konsumsi daya pada prosesor tersebut dengan lebih hemat.
Kecepatan biasanya belum tentu dengan clock speed yang lebih cepat tetapi sangat efisien dalam mengeksekusi perintah sehingga tidak kalah atau bahkan lebih unggul jika dibandingkan dengan prosesor teknologi sebelumnya dengan clock speed yang lebih cepat. Hal ini bisa langsung dirasakan saat menggunakannya langsung untuk keperluan gaming ataupun saat rendering video. Untuk melakukan pengujian kekuatan prosesor, biasanya dilakukan pengujian dengan menggunakan software. Adapun software tersebut adalah cinebench r15.

5, Budget (Uang)
Satu hal lagi yang juga sangat penting dalam memilih prosesor, yakni uang. Seberapa banyak uang yang disediakan untuk membeli sebuah prosesor akan menjadi batasan utama. Perlu diingat saat merakit pc, komponen yang dibutuhkan bukan hanya prosesor masih ada komponen lainnya. Cara yang paling mudah adalah kembali ke poin 1 di atas. Tentukan kebutuhannya untuk apa dulu, kemudian cari referensi prosesor apa yang cocok sesuai dengan kebutuhan tersebut baru kemudian alokasikan dana untuk membeli prosesor tersebut. Jika dana berlebih tidak menjadi masalah membeli prosesor yang satu tingkat lebih baik. 


Kesimpulan
Dalam merakit sebuah PC entah itu PC gaming atau PC untuk video editing atau PC untuk kantoran saja, langkah pertama adalah pastikan benar-benar butuh untuk menggunakan PC tersebut atau dengankata lain pastikan PC tersebut digunakan sesuai tujuannya. Jangan merakit sebuah PC dengan spesifikasi hardware yang tinggi tetapi HANYA digunakan untuk pekerjaan office saja. Pastikan sesuai kebutuhan.

Saat ini setidaknya saat ini gunakan prosesor quad core dengan clock speed lebih dari 3 GHz dan arsitektur terbaru. Haruskah? Tidak harus. Kembali lagi ke kebutuhan tadi. Dengan prosesor quad core dengan kecepatan 3 GHz dan arsitektur terbaru menurut saya sudah sangat nyaman untuk bekerja office dan juga bermain Game PC.

Budget, hal penting yang harus dikompromikan. Ya mau bagaimana lagi, bersabar dan menabung dulu jika budget kurang, sambil membaca referensi tentang komputer akan cukup menyibukkan dan sedikit mengobati kesedihan karena belum bisa beli prosesor.

Sekian, semoga bermanfaat. Jika ada tambahan silahkan berkomentar ya. Terima kasih.
BERIKAN KOMENTAR ()