Minggu, 27 Februari 2011

Langkah-langkah Membersihkan Komputer (Hardware)

Kebersihan komputer akan sangat berpengaruh kepada kinerja komputer. Jika komputer anda kotor, maka pelepasan panas akan terhambat sehingga akan mengakibatkan komponen komputer anda mengalami penurunan kinerja.

Terkadang kita menjumpai keadaan komputer yang tiba-tiba "rewel", "bertingkah aneh", kadang RAM tidak terdeteksi, mungkin tiba-tiba restart sendiri. Hal ini mungkin saja disebabkan karena kondisi komputer kotor.

Untuk mencegah hal yang aneh terjadi pada komputer anda, maka kebersihan komputer perlu dijaga. Berikut cara membersihkan komputer anda:

Alat-alat yang diperlukan:

  • Kuas
  • Penghapus pensil
  • Vacuum cleaner dan/atau semprotan udara (jika ada)
  • Obeng

Langkah-langkah membersihkan komputer/PC anda:

  • Buka baut casing (dengan menggunakan obeng) supaya anda bisa akses langsung “isi perut” PC anda. (peringatan! kalau masih garansi, membuka casing akan membatalkan garansi PC anda!)
  • Buka baut di card PCI dan lepaskan semua card pci
  • Lepaskan semua kabel dari motherboard
  • Lepaskan RAM/memory
  • (optional, experience user only!) Lepaskan Prosesor dari motherboard. Buka baut motherboard dari casing. Lepaskan motherboard dari casing. (anda harus mengerti pemasangan kembali prosesor ke motherboard karena kesalahan pemasangan prosesor akan merusak prosesor dan motherboard anda!)
  • Lepaskan Hard Disk Drive, DVD/CD ROM, Floppy, dsb...
  • Mulai bersih-bersih. Nyalakan vacum cleaner, sedot semua debu. Gunakan semprotan untuk lokasi yang sulit diakses vacuum cleaner atau bisa juga menggunakan kuas.
  • Gunakan hapusan pensil untuk membersihkan pins/konektor RAM dan VGA/PCI card.
  • Pasang kembali semuanya pada posisi semula.
  • Nyalakan! banyak masalah dan kerewelan PC akan lenyap dan PC anda kembali bersih dan nyaman. Anda pun lebih nyaman bekerja dgn kondisi lebih bersih

Selamat mencoba!

Jumat, 25 Februari 2011

Linux XP Like 10.10

DVD Linux XP like 10.10 - computer doctor
Bagi anda yang suka dan terbiasa dengan windows XP, kini anda bisa mencoba Linux XP Like 10.10 yang merupakan remaster dari ubuntu 10.10 Maverick Meerkat. Tampilan distro linux ini serupa dengan windows XP.
ubuntu xp - computer doctor
Meskipun serupa dengan XP, namun distro ini adalah sepenuhnya ubuntu 10.10 Maverick Meerkat dengan GnomeXP dan menggunakan 100 persen repositori dan update dari ubuntu 10.10.

Rabu, 23 Februari 2011

Synkron – Folder Synchronisation

Synkron-macx-main_thumb

Synkron is a Qt application that allows you to sync folders, for example a flash disk with a folder on your hard disk
What is great about Synkron

  • Able to sync multiple folders
  • Analyse folders for changes before sync
  • Tabs allow you to have more synchronisations running at once
  • Periodical synchronisations automatically sync your folders in selected intervals
  • Restore files, which were overwritten during synchronisations
  • Add files and folders to black list to make sure they won't be synchronised in the future
  • Make schedules and backup using multisync
  • Synkron is Free Software

Licence

  • Synkron is released under the terms of the GPL v2. For more information

Selasa, 22 Februari 2011

SuperGamer VL2 Live DVD

SuperGamer_S1

Selain untuk sistem operasi, linux pun memiliki game yang tidak kalah menarik. Salah satu distro linux yang berisikan game-game seru adalah SuperGamer VL2. Distro ini berbasis Vector Linux yang ditambahkan berbagai macam koleksi game.

Distro ini terdiri dari dua varian, yakni:

  1. SuperGamer VL2 BASE
    Distro SuperGamer yg di Optimasi buat Komputer Desktop
  2. SuperGamer VL2 MID-LAPTOP
    Distro SuperGamer yg di Optimasi buat Komputer Laptop

SuperGamer VectorLinux ini bersifat Live DVD. SuperGamer di lengkapi banyak Game antara lain :

Big 3d Games:

  • Quake Wars
  • Doom 3
  • Enemy Territory
  • Nexuiz
  • Postal 2
  • Quake 4
  • Soldier of Fortune
  • Unreal Tournament 2004
  • True Combat
  • Torcs
  • DropTeam
  • Sauerbraten(Cube 2)
  • SuperTux
  • MadBomber
  • X-Moto

Games from Repo:

  • BZFlag
  • Chromium
  • GL-117
  • Glaxium
  • NeverBall
  • NeverPutt
  • PPRacer

Distro ini memberikan fitur yang telah dioptimasi untuk gamer, SuperGamer VL2 sesuai dengan para pengemar game.

Minggu, 20 Februari 2011

Linux Mint Debian Edition 201101 GNOME

T1
Linux Mint Debian adalah "Linux Mint 10" distribusi Linux Mint yang berbasis kan Debian dari varian yang sama "Linux Mint 10", Tentunya varian ini memberikan kelebihan-kelebihan debian yang terkenal lebih stabil.
Linux Mint Debian 201101 Memiliki kesamaan fungsi dari distribusi utama "Linux Mint 10" sebagai distribusi utama dari linux mint.
Linux Mint Debian 201101 merupakan alternatif dari distribusi utama yang menggunakan ubuntu sebagai basisnya
Updated release of Linux Mint Debian:
  • All Mint 10 features
  • 32bit & 64bit support
  • Performance boost (using cgroup, the notorious “4 lines of code better than 200? in user-space)
  • Installer improvements (multiple HDDs, grub install on partitions, swap allocation, btrfs support)
  • Better fonts (Using Ubuntu’s libcairo, fontconfig and Ubuntu Font Family) and language support
  • Better connectivity and hardware support
  • Better sound support (addressing conflicts between Pulse Audio and Flash)
  • Updated software and packages



Linux Mint 10 Julia

Linux Mint 10 dikembangkan menggunakan versi Ubuntu 10.10 sebagai basis, namun lebih dari itu Linux Mint 10.10 dibekali dengan banyak fitur tambahan yang dikembangkan khusus oleh tim pengembang Linux Mint, termasuk perkakas untuk konfigurasi sistem, seperti juga kemasan yang mengandung pustaka (libraries) dan Codecs Multimedia. 

Codename “Julia” untuk Linux Mint 10 ini merupakan ciri khas Linux Mint dimana setiap rilisnya selalu diberi nama-nama cantik. Linux Mint adalah distro Linux Desktop yang user frenly, baik dari susunan menu, deteksi hardware dan tatacara pengunaan otomatis sudah disetting sedemikian rupa sehingga memudahkan para pengguna, bahkan oleh pengguna awam sekalipun.
julia
New features at a glance:
Welcome screen
  • Install codecs and upgrade to the DVD edition from the welcome screen
Menu
  • Highlights newly installed applications
  • Finds and installs software from the repositories
  • Search engines
  • GTK bookmarks support
  • GTK themes support
Software manager
  • Application icons
  • Better categorization
Update manager
  • Ignore updates
  • Download size
Upload manager
  • UI, speed, ETA
  • Connection test
  • Cancel / Run in background
New look and feel
System improvements
Known problems:
  • Splash screen resolution
  • Moonlight
  • Upstream issues
System requirements:
  • x86 processor (Linux Mint 64-bit requires a 64-bit processor. Linux Mint 32-bit works on both 32-bit and 64-bit processors).
  • 512 MB of system memory (RAM)
  • 4 GB of disk space for installation
  • Graphics card capable of 800×600 resolution
  • CD-ROM drive or USB port









ubuntu 10.10 Maverick Meerkat

L2

Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat, salah satu distribusi linux yang saya sukai dan mungkin juga bagi orang di seluruh dunia.

Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) menggunakan komponen OS berikut:

  • Lingkungan desktop GNOME 2.32.0;
    O Linux kernel 2.6.35.3;
  • Nouveau video driver;
  • X. Org 7.5;
  • Server Xorg 1.9.0;
  • Compiz Fusion 0.8.6;
    karya seni · Baru.

Fitur baru Ubuntu 10.10 :

  • Installer yang Totally dirubah  – lebih mudah digunakan, dan disederhanakan;
  • 17 wallpaper baru  – dari berbagai fotografer di seluruh dunia;
  • Meningkatnya default tema – tema Ambiance default telah dirubah dan tampak luar biasa;
  • Font baru yang mengagumkan – font default telah diganti dengan yang baru yang indah;
  • Ubuntu One untuk Android dan iPhone – itu akan memungkinkan pengguna untuk dengan mudah sinkronisasi seluruh koleksi musik mereka ke sebuah smartphone Android atau perangkat 4 IOS dari Apple;
  • OneConf – memungkinkan pengguna untuk sinkronisasi instalasi dengan mudah pada beberapa mesin, melalui Ubuntu Software Center;
  • Revamped Ubuntu Software Center – menawarkan deskripsi yang lebih baik, apa bagian baru dan tambahan lainnya;
  • Dukungan untuk aplikasi komersial – anda akan dapat membeli aplikasi, melalui Ubuntu Software Center;
  • Meningkatnya aplikasi Kalkulator – gcalctool telah benar-benar dirubah dan memiliki fitur canggih;
  • Revamped Applet Indikator – Volume Applet kontrol mendukung Rhythmbox sekarang;
  • Peningkatan Computer Janitor app – sekarang lebih pintar dan lebih cepat dari sebelumnya;
  • Dukungan untuk gerakan dengan multi-touch – dukungan untuk gerakan, dengan multi-touch adalah mungkin melalui 1,0 isyarat uTouch Ubuntu dan multi-touch stack;
  • Dan banyak lagi bagi Anda untuk ditemukan!

Anda bisa download Ubuntu 10.10 versi desktop di:

http://www.ubuntu.com/desktop/get-ubuntu/download

dan download Ubuntu 10.10 versi server di:

http://www.ubuntu.com/server/get-ubuntu/download

Jumat, 11 Februari 2011

Aliran Udara dalam Casing Komputer

computer-tower-cases-01

Aliran udara dalam casing komputer merupakan salah satu hal yang berpengaruh terhadap proses pendinginan komponen komputer anda. Aliran udara masuk dari depan casing komputer dibantu dengan kipas yang menghisap udara masuk. Sedangkan untuk bagian belakang casing komputer terdapat dua buah kipas yang menghisap udara keluar.

Yang perlu diperhatikan disini adalah jumlah kipas pendingin casing. Kipas yang mengisap udara keluar dari casing komputer lebih banyak jumlahnya dan juga daya hisapnya lebih besar jika dibandingkan dengan kipas yang menghisap udara masuk ke dalam casing.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan tekanan negatif di dalam casing komputer sehingga suhu udara di dalam casing komputer menjadi lebih rendah. Semakin rendah tekanan udara maka suhu akan semakin turun.

Ylmf OS 3.0 Final

  • Based on Ubuntu 10.04
  • OpenOffice suite 3.2
  • Classic Windows XP UI
  • Run Windows apps with Wine
  • SMPlayer & Audacious music player
  • Firefox web browser

YLMF-OS - computerd.co.cc

System Requirements:

Bare Minimum

  • 300 MHz x86 processor,128 MB RAM
  • At least 4 GB of disk space
  • VGA graphics card capable of 640x480 resolution

Recommended

  • 700 MHz x86 processor
  • 8 GB of disk space,512 MB RAM or bigger
  • Graphics card capable of 1024x768 resolution or higher

Kamis, 10 Februari 2011

Folder Size

FolderSize-200 

Folder Size akan menganalisa hard drive anda dan menampilkan ukuran file dan folder sehingga anda bisa mengetahui jumlah pemakaian ruang di hard drive anda.

 

FolderSize

FolderSzie-Pie

Folder Size - System Requirements

  • Operating system: Windows 7/Vista/XP/NT/ME/2000/2003/98
  • CPU: Pentium-233 MHz or higher
  • 128 MB RAM
  • 5 MB free hard disk space
  • True Color display and video card
  • Mouse or other pointing device

sumber: http://www.mindgems.com/

Fast Duplicate File Finder

fdff-200 Fast Duplicate File Finder FREEWARE akan membantu anda menemukan file yang sama di dalam folder dan sub folder. Aplikasi ini akan membandingkan isi dari file anda dan akan menemukan duplikasinya meskipun menggunakan nama file yang berbeda.

Fast Duplicate File Finder – Features

  • Find DUPLICATE files or find SIMILAR files in user specified folders, hard drives, computers or entire networks
  • Fast binary comparison algorithm
  • Internal preview supporting images, videos, music, text and binary files
  • Older or smaller files can be automatically marked for deletion
  • Duplicate files can be moved to Recycle Bin, custom folder or deleted permanently
  • Support for all kinds of removable media - usb drives, diskettes etc.
  • Has intuitive interface and rich documentation
  • Process priority settings that will let the application scan in your computers IDLE time
  • Protection for system files and folders that will prevent damages to your system files
  • Automatically locate duplicate files in Windows Explorer
  • Open file with associated program
  • Powerful filter and exclude from auto-check options
  • Powerful Quick Check/Uncheck dialog
  • Multi-language file system support

Fast Duplicate File Finder - System Requirements

  • Operating system: Windows 7/Vista/XP/NT/ME/2000/2003/98
  • CPU: Pentium-233 MHz or higher
  • 128 MB RAM
  • 5 MB free hard disk space
  • True Color display and video card
  • Mouse or other pointing device

sumber: http://www.mindgems.com/

Senin, 07 Februari 2011

CARA MEMILIH CASING

1. Power Supply

a. Anda bisa memilih besarnya tegangan yang bisa diberikan oleh sebuah casing, misalnya 250watt, 280watt, 300watt, atau bahkan lebih, sesuai kebutuhan komponen yang akan Anda pasang. Jumlah daya ini berpengaruh langsung pada kerja berbagai komponen seperti prosesor, harddisk, dan sebagainya. Makin besar daya yang bisa disediakan, tentu saja PC Anda makin terjamin dan kestabilan bias terjaga. Masalahnya, banyak penjual casing yang “nakal”, di mana daya yang diberikan sebenarnya kurang dari 250watt, bahkan di bawah 200watt, tapi ditulis punya daya 250watt! Ini memang berkaitan erat dengan masalah harga.

b. Anda juga harus memperhatikan ada tidaknya switch untuk on/off pada power supply di casing. Memang fitur ini tidak sedemikian penting bila Anda hanya memakai PC buat mengetik atau menjalankan aplikasi-aplikasi ringan yang lain. Tetapi, buat Anda yang makanan sehari-harinya mengutak-atik jeroan di dalam PC, fitur ini pasti sangat bermanfaat untuk keselamatan komponen yang ada dari arus listrik bocor (induksi), meski saat itu tombol power telah dimatikan. Dengan adanya switch ini, pengguna tidak perlu lagi mencabut kabel konektor ke jala-jala listrik sebelum mengutak-atik motherboard, kartu grafis, atau komponen lainnya.


2. Ukuran Casing

Ukuran casing yang besar pasti sangat membantu Anda. Tentunya Anda tidak ingin mengalami kesulitan dalam pemasangan komponen dalam PC hanya karena ruang yang ada terlalu sempit. Dan jangan lupa, lebar atau ketebalan pun harus diperhatikan. Casing yang terlalu tipis biasanya kurang bias mengakomodasi berbagai kartu tambahan yang mungkin dipasang pada bus PCI atau slot AGP! Selain itu, dengan ukuran casing besar, seperti tipe ATX, berbagai ukuran motherboard bisa semuanya terpasang dalam casing. Ukuran casing yang besar, aliran udara di dalam casing bisa lebih bagus. Alhasil, suhu sistem secara keseluruhan pun bisa lebih dingin ketimbang memakai casing mungil!


3. Bay dan Port untuk Add-on Card

a. Pada bagian depan casing, perhatikan, berapa banyak bay alias kolom yang terpasang, baik buat CD-ROM drive, DVD-ROM drive, maupun floppy drive. Jika ingin Anda pasang cuma sebuah CD-ROM dan sebuah floppy, bay yang terlalu banyak tidak diperlukan. Tapi siapa tahu, nantinya Anda ingin memasang juga CD-RW drive atau DVD drive. Atau siapa tahu Anda ingin memasang harddisk tambahan menggunakan removable media rack, yang juga meminta tempat di bay ini. Makanya memang lebih baik pilih casing dengan jumlah bay yang lebih banyak! Pada umumnya jumlah bay ini ada tiga. Kalau bias mendapatkan empat atau lima, pasti lebih baik!

b. Port untuk add-on card yang berada di bagian belakang casing juga harus diperhatikan supaya nantinya Anda tidak kekurangan di saat ingin memasang beragam kartu tambahan. Casing yang mungil, tentu saja punya add-on card yang sedikit. Alhasil, kalau punya kartu tambahan yang berbasis PCI dan AGP, tidak semua bisa dipasang sekaligus. Casing yang besar, biasanya punya port addon card hingga 7 buah, sementara casing dengan ukuran kecil seperti micro ATX atau baby AT, paling banter hanya punya 4 biji.

c. Pada bagian dalam bay terdapat mounting bracket untuk tempat dudukan periferal semacam harddisk, CD-ROM drive, dan lain-lain. Pada beberapa merek casing, bracket ini disertai tambahan rel supaya pengguna bisa dengan mudah melepas dan memasang periferal-periferal tersebut.


4. Tempat ExhaustFan

Pada casing standar, tempat buat exhaust fan biasanya hanya satu. Namun, pada casing yang bagus, tempat exhaust fan tersebut bisa lebih dari satu. Umumnya terdiri dari tiga, dengan rincian dua di belakang dan satu di bagian depan. Sayangnya, hanya beberapa merek saja yang bisa dipasangi exhaust fan di bagian depan. Padahal, justru bagian inilah yang paling dekat dengan harddisk. Alhasil, kalau ada exhaust fan di bagian depan, harddisk sekaligus ruangan dalam casing akan terjaga tetap dingin.


5. Sistem Ventilasi

Supaya sistem PC punya suhu yang rendah, tidak hanya fan saja yang diperlukan. Casing juga memainkan peran penting buat menurunkan suhu. Nah, kalau Anda mencari casing yang bagus, perhatikan juga fitur ventilasinya. Yang bagus memang yang punya celah udara yang cukup, baik di atas, belakang, maupun di bagian samping. Semakin banyak celah yang dimiliki, makin bagus pula pertukaran udara di dalam casing!


6. Kemudahan Membuka Casing

Kemudahan membuka casing memang berbanding terbalik dengan keamanan komponen dari tangan jahil. Namun, buat Anda yang biasa mengutak-atik, kemudahan membuka tentu saja juga jadi faktor penting dalam memilih casing. Kalau dulu banyak merek masih memakai penutup bentuk U, maka sekarang ini, casing yang ada di pasaran sudah banyak yang bisa dibuka hanya dari satu sisi saja (model sliding). Itu artinya, pengguna tidak perlu lagi membuka penutup dengan susah payah.


7. Ketebalan Pelat Casing

Ketebalan casing juga harus diperhatikan karena kuat tidaknya casing juga ditentukan dari ketebalan ini. Banyak casing sekarang ini yang berkesan ringan dan trendi. Tapi setelah dipakai, kesan ringan ini bahkan jadi tenggelam. Yang ada justru kelihatan ringkih. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda memilih casing dengan ketebalan yang cukup. Anda bisa memilih dari bahan aluminium dengan ketebalan 0,4; 0,6; atau 0,8 milimeter. Kalau kurang dari itu gimana? Bisa dipastikan sekali casing tersebut tidak terlalu kokoh. Ada kemungkinan juga sewaktu-waktu casing tersebut penyok-penyok bila terkena beban atau terjatuh. Carilah casing dengan ketebalan 0,8mm. Meski agak berat, yang pasti casing tersebut akan kuat menahan goncangan atau tekanan dari luar.


8. Perhatikan Bentuk Luarnya!

Kalau semua faktor di atas sudah dipenuhi semua, barulah Anda mempertimbangkan bentuknya. Kalau mau trendi, memang sekarang lagi jamannya casing begituan. Ada begitu banyak bentuk dan model yang bisa Anda pilih dengan warna-warna yang cukup ngejreng! Akan tetapi sekali lagi, jadikanlah bentuk luar tersebut sebagai pertimbangan terakhir!

Tips Merawat Printer

Anda pernah mengalami masalah sewaktu anda akan melakukan print dokumen, seperti hasil cetakan bergaris atau tintanya tidak keluar sama sekali? Padahal sebenarnya printer bekerja normal dan melakukan printing seperti biasa.

Hal tersebut bisa saja terjadi, mungkin dikarenakan head print kering atau tersumbat oleh tinta yang mengering.

Untuk menanggulangi hal tersebut, mudah-mudahan tips berikut bermanfaat untuk Anda, dan tips berikut untuk printer bermerk apa saja:

1. Jangan Asal Mencampur Tinta
Untuk printer yang baru Anda beli, sekarang ini sudah tersedia 2 pilihan, yaitu printer dengan tinta infus dan printer standar. Sebenarnya kedua-duanya sama saja, sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika printer Anda masih standar tanpa tinta infus, sebaiknya gunakan printer hingga tintanya habis, baru kemudian isi ulang dengan tinta yang Anda inginkan, dan jika perlu kosongkan dulu ink tank tersebut dari tinta sebelumnya. Untuk tinta infus hanya perlu mengisi ulang dengan tinta yang sama pada tank infus. Ingat!!! tetap pergunakan tinta dengan merk yang sama, jika Anda hendak mengganti dengan merk lain maka perlu Anda kosongkan dulu ink tank yang lama. Tinta yang tercampur-campur dari merk lain akan menyebabkan penggumpalan tinta pada ink tank, dan ini dapat mengganggu kelancaran tinta.

2. Pengisian Tinta Jangan Terlalu Penuh
Perlu Anda perhatikan sewaktu Anda mengisi ulang tinta printer Anda. Pastikan Anda mengisi ink tank tidak terlalu penuh, sisakan ruang sedikit sebagai tempat untuk sirkulasi udara didalam ink tank. Ink tank yang terlalu penuh dapat menyebabkan aliran tinta ke head menjadi tersumbat karena tidak ada sirkulasi udaranya. Jadi isilah ink tank, baik black ink tank maupun colour ink tank kurang lebih 3/4 kapasitasnnya.

3. Tinta Pada Ink Tank Jangan sampai Habis
Perhatikan isi tinta printer Anda, jika memang Anda sering menggunakan printer, maka perlu Anda cek tinta pada ink tank sudah habis atau belum. Jangan menunggu hingga tinta tidak keluar karena kehabisan tinta, hal ini dapat menyebabkan head menjadi kering. Segera isi tinta jika dirasa tinta akan segera habis (tergantung penggunaan printer). Meskipun isi ink tank masih setengahnya, Anda masih dapat mengisi hingga 3/4 isi ink tank. Hal ini untuk menjaga agar tinta pada ink tank tidak habis.

4. Gunakan Printer Secara Teratur
Satu lagi tips yang paling penting, pergunakan printer untuk mengeprint secara teratur, atau paling tidak lakukan print test page atau printing apa saja selambat-lambatnya 3-4 hari sekali, meskipun hanya satu lembar. Printer yang tidak digunakan dalam waktu lama dapat menyebabkan korosi pada head, karena tidak ada tinta yang mengalir.

Banyak sekali pilihan untuk tinta isi ulang dipasaran, hampir semuanya memiliki kualitas yang sama. Jangan lupa untuk menggunakan tinta dari merk yang sama pada printer Anda, jangan menggonta ganti merk tinta. Untuk tinta isi ulang botol harga dimulai dari 30 ribu per warna. Untuk tinta isi ulang bentuk suntik harga dimulai dari 20 ribu.

Printer yang headnya kering dapat mengakibatkan head printer menjadi rusak, dan jika sudah rusak maka printer tidak bisa dipakai. Harga sebuah head untuk printer HP sekitar 150rb-an, sedangkan untuk Canon sekitar 400rban.

Jika printer Anda sudah terlanjur terkena penyakit head print yang telah kering, sebaiknya diserviskan dulu, baru kemudian ikuti tips diatas. Untuk proses servis sendiri biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 hari, untuk melarutkan tinta yang telah kering dengan cairan khusus.

Semoga tips ini bermanfaat bagi Anda!!!

Tips Merawat Komputer

Berikut ada beberapa tips tentang merawat komputer yang bisa dilakukan dan mungkin akan berguna bagi anda:

  1. Tempatkan casing komputer dan monitor komputer di sebuah meja yang kokoh alias tidak bergoyang-goyang.
  2. Usahakan agar ruangan tempat menyimpan / melatakkan komputer bebas dari debu atau selalu dalam keadaan bersih, karena casing komputer memiliki beberapa fan atau kipas yang berfungsi untuk menyedot udara segar dari luar, yang tentunya otomatis debu-debu halus pun ikut tersedot jika ruangannya kotor.
  3. Sekitar 1-3 bulan sekali, buka casing komputer dan bersihkan semua komponen-komponennya dari debu menggunakan penyedot debu atau bisa juga menggunakan kuas halus, terutama debu-debu yang menumpuk di dalam fan dan heatsink.
  4. Jangan terlalu sering membongkar pasang beberapa komponen seperti RAM dan video card, kedua komponen ini berdasarkan pengalaman saya sering bermasalah jika terlalu sering dibongkar pasang, suka tidak ter-detect pada saat komputer dinyalakan, mungkin slotnya jadi longgar atau lempengan-lempengan tembaganya terkikis karena keseringan dibongkar pasang.
  5. Seminggu sekali bersihkan keyboard dan mouse dari debu menggunakan kuas, lap atau penyedot debu.
  6. Bersihkan layar monitor seminggu sekali agar selalu terlihat kinclong dan sedap dipandang mata.
  7. Bersihkan meja komputer dan ruangan komputer setiap hari, agar terlihat bersih dan rapi, sehingga kerja pun menjadi enak dan nyaman.

Sabtu, 05 Februari 2011

CD Drive Tool

CDDtool - computerd.co.cc

CD Drive Tool memberikan akses ke CD/DVD drive dari sistem tray di layar monitor anda. Anda bisa membuka dan menutup CD/DVD Drive anda dan menjalankan CD di dalam CD/DVD Rom Drive. Dengan menggunakan program ini, anda bisa menggunakan atau mematikan fungsi autoplay di komputer anda.

Silahkan mencoba dan download disini.

 

System requirements:

Operating systems: Windows Me, Windows 98, Windows 95, Windows 2000, Windows NT, Windows XP

Jumat, 04 Februari 2011

Langkah-Langkah Merakit PC



Langkah 1
Siapkan casing, bukalah dari dusnya dan keluarkan. Casing yang kami gunakan di sini adalah model tower dengan penutup samping. Bukalah kedua penutup samping dengan melepas keempat baut yang berada di belakang casing. Simpanlah terlebih dahulu kedua penutup samping itu di tempat yang aman.

Langkah 2
Pasanglah swicthing power supply unit (PSU) adapter pada tempat yang telah disediakan. Pada model tower dan middle tower, biasanya tempatnya di sisi paling atas. Lalu rekatkan dengan empat buah baut. Anda bisa mengabaikan langkah ini bila casing yang Anda beli telah menyertakan PSU di dalamnya.


Langkah 3
Bukalah boks motherboard Anda, keluarkan dan letakkan mobo tersebut di meja. Namun sebelumnya, beri alas pada bagian bawah motherboard dengan gabus yang tersedia dalam boksnya. Carilah soket chip prosesor pada motherboard. Soket tersebut memiliki lubang sesuai dengan jumlah pin pada chip. Pada salah satu sudutnya pasti ada dua lubang yang tertutup.

Lankah 4
Lepaskan tuas pengait prosesor dengan cara menekannya lalu tarik ke atas. Posisi pengait tersebut harus benar-benar tegak lurus, sehingga lubang soket terbuka seluruhnya. Ambillah prosesor, peganglah pada sisi-sinya. Lalu posisikan pada soket prosesor, pastikan sudut yang bertanda segitiga berada di dekat pengait. Tancapkan chip prosesor pada soket dan pastikan pinnya menancap semuanya. Berhati-hatilah, jangan sampai pinnya bengkok atau patah.

Langkah 5
Setelah chip masuk dengan tepat ke dalam soket, turunkan kembali pengait dengan cara menekannya ke bawah. Kaitkan hingga benar-benar terkunci agar chip prosesor tidak lepas. Chip yang tidak terkunci bisa pula menimbulkan error saat komputer dijalankan.

Langkah 6
Sebaiknya beri heatsink dan fan pada chip prosesor agar prosesor tidak cepat panas dan tahan lama. Oleskan sedikit thermal paste atau pasta pendingin di atasnya, lalu tempelkan heatsink dan kipas di atasnya. Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati.

Langkah 7
Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati. Jangan sampai Anda menekan terlalu keras pada sisi atas kipas. Lalu tancapkan kabel power untuk kipas ke motherboard. Letak soketnya biasanya berada di sebelah soket prosesor, cari saja yang bertuliskan CPU FAN .


Langkah 8
Berikutnya pasang kartu memori (RAM) pada slot DIMM yang telah disediakan. Sesuaikan jenis RAM dengan motherboard yang Anda gunakan. Pada praktik ini kami menggunakan mobo Asus P4B yang hanya mendukung jenis memori SDRAM. Mau tahu mobo Anda mendukung jenis memori apa? Lihatlah bentuk slot memori pada mobo. Bila slot tersebut memiliki dua pembatas antarpin, berarti jenis RAM yang harus Anda pakai SD-RAM. Sebaliknya, bila hanya ada satu pembatas pin, maka gunakan jenis DDR-RAM. Untuk memasangnya, buka terlebih dahulu kait pengunci kartu memori, lalu tancapkan kartu dengan benar. Pastikan seluruh kaki kartu tertancap pada slot. Kemudian kunci posisinya dengan memasukkan pengait pada tuas penguncinya ke lubang pada kartu memori.


Langkah 9
Beralihlah ke casing, pasang baut alas untuk mobo pada pelatnya. Warna bautnya biasanya keemasan dan berlubang. Baut ini biasanya disertakan pada saat Anda membeli casing PC. Bila tidak ada, maka Anda bisa membelinya di toko aksesori komputer terdekat. Pastikan penempatannya sesuai dengan jumlah dan posisi lubang baut yang dimiliki mobo. Kemudian kencangkan baut tersebut dengan menggunakan tang.

Langkah 10
Siapkan pula pelat penutup belakang, sebagai tempat munculnya port PS/2, USB, COM, paralel dan soundcard. Plat ini juga disertakan saat Anda membeli casing PC. Pasanglah pada sisi belakang casing, posisinya di bawah power supply. Setelah itu, pasanglah bautnya.


Langkah 11
Angkat motherboard dan letakkan ke dalam casing. Posisikan mobo dengan mengepaskan lubang bautnya di atas baut-baut alas. Lalu pasang baut-baut mobo yang telah diberi cincin isolator. Penggunaan cincin isolator hanya untuk menghindari adanya hubungan arus pendek antara jalur-jalur motherboard dengan baut. Namun demikian, desain mobo yang ada saat ini telah mencegah adanya jalur elektronik ke seputar lubang baut. Setelah terpasang semuanya, kencangkan satu persatu dengan menggunakan obeng.

Langkah 12
Pasang konektor yang berasal dari lampu LED, spiker, tombol power dan tombol reset PC ke mobo. Letak pinnya biasanya berada di depan slot PCI. Meski harus berhati-hati, Anda tak perlu merasa khawatir pemasangan konektornya terbolak-balik. Masing-masing pin di mobo sudah ada namanya. Tinggal sesuaikan saja namanya dengan nama konektor yang akan ditancapkan.

Langkah 13
Berikutnya, hubungkan konektor kabel power yang berasal dari PSU ke port power yang berada di mobo. Port power biasanya berwarna putih dengan jumlah pin sebanyak 12 buah. Biasanya letak port power berdampingan dengan soket floppy. Model mobo modern seluruhnya telah menggunakan konektor ATX yang diberi pengait, sehingga pemasangan konektor power tak mungkin terbalik .

Langkah 14
Tancapkan pula konektor power prosesor pada port power tambahan. Konektor power tambahan ini diperlukan bila Anda memakai prosesor berbasis Pentium 4, karena prosesor Pentium 4 memerlukan tenaga tambahan agar dapat berjalan dengan optimal. Letak port power tambahan biasanya berada di sebelah slot kartu VGA, berbentuk bujur sangkar dengan jumlah pin sebanyak empat buah. Pemasangannya mudah, tinggal berpatokan pada pengaitnya saja.

Langlah 15
Ada dua tipe VGA, model AGP dan PCI. Model VGA yang menggunakan slot PCI biasanya terdapat pada mobo komputer lama. Slot PCI pada mobo berwarna putih dan lebih panjang dibanding slot AGP yang berwarna coklat gelap. Dalam contoh ini, kami gunakan yang kartu VGA model AGP. Lepas plat penutup casing yang paling dekat dengan port AGP. Gunakan tang jepit apabila pelat agak susah dibengkokkan.

Langkah 16
Tancapkan kartu VGA ke slotnya dengan perlahan dan tegak lurus. Pastikan lempeng besi pada pangkal kartu VGA masuk pada celah yang telah Anda buka di Langkah 17 tadi.

Langkah 17
Pastikan kedudukan kartu grafis Anda sudah mantap dan tidak miring. Tekan lagi secara perlahan bila memang belum mantap. Biasanya, di samping slot AGP terdapat sebuah pengait. Geser pengait tersebut untuk mengunci kartu grafis Anda. Beberapa kartu VGA memiliki colokan untuk power tambahan. Jika ada, ambil konektor power dari power supply dan colokan ke port power yang ada di kartu VGA.

Langkah 18
Setelah pemasangan kartu dengan kabel power-nya sudah selesai, pasangkan bautnya untuk mengencangkan posisi kartu VGA pada rangka casing. Pastikan lagi posisi kartu tersebut tidak berubah dan tidak goyah dari slotnya.

Langkah 19
Umumnya, kartu suara atau sound card dipasang pada slot PCI yang tersedia di motherboard. Sebelum dipasang, lepaskan dulu plat penutup casing di dekat slot PCI yang Anda inginkan. Gunakanlah tang untuk membuka plat tersebut agar mudah. Caranya sama seperti awal pemasangan kartu VGA. Putuskan penghubung plat dengan casing dan cabutlah platnya. Sebaiknya, slot PCI yang digunakan untuk pemasangan kartu suara ini posisinya tidak terlalu dekat dengan kartu VGA.

Langkah 20
Ambil kartu suara Anda, lalu tancapkan ke slot PCI tersebut secara perlahan dan tegak lurus. Pastikan lempeng besi pada pangkal kartu VGA masuk dengan pas pada celah yang telah Anda buka di Langkah 21.

Langkah 21
Kencangkan posisinya dengan pemasangan baut.

Langkah 22
Anda bisa memasang kartu lainnya di slot PCI yang masih tersisa. Misalnya, Anda ingin memasang modem internal atau LAN card. Lakukan hal yang sama seperti yang Anda lakukan pada Langkah 20 hingga 22. Gampang kan?

Langkah 23
Mobo menyisakan dua pasang pin USB yang bisa Anda manfaatkan untuk memasang port USB tambahan di bagian depan PC. Maka bila Anda memiliki kartu untuk memasang port USB/USB2 dan kartu Firewire tambahan, maka pasanglah juga .

Langkah 24
Anda bisa memasang kipas tambahan pada casing untuk menjaga sirkulasi udara di dalam PC tetap normal. Tambahkan dua kipas, masing-masing di muka dan satunya di belakang. Kipas di muka berfungsi untuk menyedot udara, sedangkan kipas belakang untuk mengeluarkan udara dari dalam PC. Gunakan baut yang sesuai dengan lubang kipas untuk menguatkannya. Pasang konektor power-nya dengan konektor power dari kotak power supply.


Langkah 25
Siapkan hard disk. Pertama, aturlah jumper pada hard disk. Jumper ini ada di bagian belakang hard disk dan memiliki lima pasang pin. Bila hard disk yang akan Anda pasang cuma satu, maka setlah jumper ke posisi “MASTER”. Jika ada dua hard disk, maka cabut jumper hard disk ke dua dan posisikan sebagai “SLAVE”. Petunjuk pemasangan jumper biasanya ada pada sisi atas hard disk.

Langkah 26
Biasanya, posisi jumper pada hard disk baru akan langsung berada pada posisi master. Jika, belum, cabutlah jumper dengan tang. Kemudian pasang pada posisi master. Anda bisa mengenali pin untuk master dengan melihat inisialnya. Biasanya sih pin untuk master berinisial “DS (MASTER)”, atau sepasang pin paling kiri. Pasang jumper secara vertikal dengan menancapkannya langsung ke pin.

langkah 27
Pasang kabel data IDE jenis ATA/66 pada port data di belakang hard disk yang punya 49 pin (24 pasang + 1 pin). Pemasangannya cukup mudah. Agar pemasangan pas, bagian yang tak berlubang dari ujung kabel data harus dipaskan ke bagian port yang tak ada pinnya. Cara lain yang lebih sederhana yaitu dengan melihat penanda warna pada kabel. Bagian yang berwarna merah harus ditempatkan dekat dengan soket power untuk hard disk. Lalu, pasang ujung satunya dari kabel data tersebut pada soket IDE 1 atau primary IDE pada mobo (biasanya sih berwarna biru dan ditandai dengan tulisan “IDE1 Primary”). Cara pemasangannya sama dengan pemasangan ke hard disk .

Langkah 28
Pasanglah kabel power dari power supply ke hard disk. Port kabel power ini punya 4 pin berukuran besar. Pasang dengan pas hingga seluruh ujung konektornya mentok.

Langkah 29
Setelah itu pasang hard disk pada drive bay berukuran 3,5 inci. Drive bay tersebut biasanya juga cocok untuk memasukkan floppy drive. Jika sudah pas, pasanglah bautnya.

Langkah 30
Kini, siapkan floppy drive. Ruang untuk menempatkan floppy drive ini mudah dikenali, yaitu ditandai dengan adanya lubang untuk memasukkan floppy disk (disket) di bagian depan casing. Tempatkan floppy drive tepat di belakang lubang tersebut. Kalau casing PC Anda bisa dilepas bagian depannya, maka masukkan saja floppy drive dari depan.

Langkah 31
Dalam jenis casing tertentu, seperti yang kami pakai ini, Anda perlu mengepaskan lubang disket pada floppy drive dengan posisi lubang disket yang telah disediakan casing. Jajal deh untuk memasukkan disket pada lubang di casing. Itu akan membantu Anda dalam mengepaskannya. Jika sudah pas, pasang baut untuk mengencangkan posisinya.

Langkah 32
Saatnya memasang kabel data. Kabel data untuk floppy drive berukuran lebih kecil dibandingkan kabel data lain. Anda bisa dengan mudah mengenalinya kok, karena tidak seperti kabel data untuk hard disk, kabel data untuk floppy ini terpilah-pilah (lihat gambar). Walau begitu konektornya tetap satu. Nah, pasang deh ujung kabel tersebut ke port data berisi 17 pasang pin di belakang floppy drive. Pastikan bagian kabel yang berwarna merah/biru berada di dekat port power. Pasang ujung kabel data lainnya ke port IDE FLOPPY di mobo. Port tersebut biasanya ada di bawah IDE primary dan secondary. Setelah itu, pasang kabel power dari power suply ke CPU.

Langkah 33
Ruang untuk CD-ROM drive berukuran 5,25 inci dan berada di atas floppy drive dan hard disk. Sebelum menempatkan CD drive, buka dulu penutup bay-nya. Biasanya, penutupnya ada dua lapis, penutup dari plastik dan lempengan logam. Untuk membuka penutup plastik, tinggal tekan pentupnya dari bagian dalam. Sedangkan, untuk membuka yang logam, Anda perlu tang untuk memotongnya, karena penutup ini menyambung dengan rangka casing.

Langkah 34
Sebelum memasang, pastikan posisi jumper. Port jumper di CD-ROM drive optik terdiri dari tiga pasang pin. Jika Anda ingin menjadikan drive tersebut menjadi drive utama atau pertama, tempatkan jumper-nya pada bagian master. Sebaliknya, jika ingin dijadikan drive sekunder atau slave, taruh jumper-nya pada posisi slave.

Langkah 35
Sebelum memasang, pastikan posisi jumper. Port jumper di CD-ROM drive optik terdiri dari tiga pasang pin. Jika Anda ingin menjadikan drive tersebut menjadi drive utama atau pertama, tempatkan jumper-nya pada bagian master. Sebaliknya, jika ingin dijadikan drive sekunder atau slave, taruh jumper-nya pada posisi slave.


Langkah 36
Sekarang masukkan drive ke dalam bay yang telah disiapkan tadi. Posisikan dengan tepat, sehingga posisi depan drive pas dengan permukaan depan casing. Setelah itu pasanglah baut pengencangnya.

Langkah 37
Pasanglah kabel data jenis Ultra ATA 33 untuk menghubungkan drive dengan mobo. Jenisnya sama dengan kabel data untuk hard disk, maka cara pemasangannya pun sama. Pasang salah satu ujung kabel ke port data di belakang CD drive. Lalu, pasangkan ujung lainnya ke port IDE 2 atau secondary IDE pada mobo (biasanya berwarna hitam dan posisinya di samping port IDE primary).

Langkah 38
Pasang kabel CD audio (ada pada paket CD-ROM drive yang Anda beli) pada port audio di belakang CD-ROM drive yang memiliki empat pin kecil. Kemudian pasangkan ujung lainnya pada kartu suara, tepatnya pada sepasang pin yang bertuliskan”CD IN”.

Langkah 39
Setelah itu pasanglah kabel power untuk CD-ROM drive. Pemasangannya sama saja dengan pemasangan kabel power untuk hard disk. Ambil saja salah satu kabel power dari power supply dan pasangkan pada port power (dengan 4 pin besar) yang ada di belakang drive. Untuk pemasangan drive optik lainnya seperti CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan sebagainya, prinsipnya sama.

Langkah 40
Mengenal Port

sumber: budifernandes.blogspot.com