Upgrade Laptop Jadul


Saat membeli laptop atau notebook, tentu yang dipikirkan adalah mobilitas. Mobilitas ini tentu saja akan menjadi beban bagi pengguna komputer jika tidak dilengkapi dengan perangkat yang tepat. Sebuah laptop akan membantu meningkatkan produktivitas tanpa mengurangi mobilitas baik dalam hal pekerjaan office, multimedia, desain editing atau bahkan bermain game.

Saat pertama kali membeli laptop dulu, performa laptop yang dibeli biasanya masih baik dan mumpuni untuk diajak bekerja sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Laptop baru memang masih mulus, kenceng dan lincah. Seiring dengan berjalannya waktu laptop baru akan menjadi tua dan performa laptop akan ikut menurun sehingga akan terasa berbeda jika dibandingkan dengan laptop keluaran terbaru.

Penurunan performa ini bisa jadi diakibatkan karena update software dan operating system yang semakin baru dan semakin membutuhkan kemampuan hardware yang lebih tinggi. Update aplikasi antivirus misalnya setiapkali ada update baru maka setelah update tersebut biasanya akan memakan RAM, CPU dan storage lebih banyak dari sebelumnya.

Update dan upgrade Sistem operasi juga cenderung akan memakan RAM dan membutuhkan CPU yang berkinerja lebih tinggi misalnya saat upgrade sistem operasi dari Win7 ke Win10. Perbedaan kebutuhan hardware untuk menjalankan Win7 dan Win10 akan mempengaruhi performa saat sistem operasi ini dijalankan. Dulu laptop dengan mampu menjalankan win7 dengan lancar tetapi setelah di-upgrade sistem operasi yang lebih baru yakni win10 maka akan terjadi penurunan performa.

Minimum spesifikasi untuk menjalankan sistem operasi pada jaman dulu hanya membutuhkan ram 1 Gb tetapi pada saat ini RAM 2 Gb sudah tidak nyaman lagi. Memang bisa menjalankan suatu sistem operasi dengan ram minimal tapi mungkin akan ada ketidaknyamanan saat menjalankan aplikasi lainnya (mungkin terjadi lag atau respon menjadi lambat sekian detik).

Prosesor, juga berpengaruh saat menjalan sistem operasi dan aplikasi lainnya. Prosesor pada laptop jadul jika dipakai untuk menjalankan sistem operasi terbaru dan juga aplikasi terbaru tentu saja akan berbeda perfromanya jika dibandingkan dengan prosesor baru dengan teknologi yang lebih baru. Hal ini merupakan sesuatu yang normal dan wajar tetapi bukan berarti prosesor jadul pada laptop jadul tidak bisa bertenaga. Pemilihan sistem operasi yang sesuai dan penggunaan software aplikasi yang tepat, yang sesuai dengan kemampuan hardware akan sangat membantu kelancaran performa laptop jadul.

Prosesor ini merupakan bagian yang secara umum tidak bisa di upgrade karena biasanya sudah tersolder pada motherboard. Untuk tetap bisa menjaga performa prosesor ini hanya dengan menjaga suhu prosesor tetap dingin atau ideal dengan cara menjaga kebersihan fan dan lubang ventilasi dari debu yang menumpuk.



Komponen Hardware Apa Saja yang bisa di Upgrade?
Secara umum pada laptop komponen yang bisa di upgrade sangat terbatas sehingga hanya terbatas pada beberapa hal saja yakni hanya pada memori ram dan storage media penyimpanan. Karena hanya kedua komponen ini yang umum bisa dilepas dan diganti dengan yang lebih baru dan lebih baik.

Jika masih ingin mempertahankan laptop jadul atau laptop lama anda mungkin karena laptop tersebut bersejarah atau memiliki kenangan tersendiri sehingga anda masih ingin mempertahankannya, jangan khawatir, laptop lama anda masih bisa dipertahankan dengan cara melalukan upgrade pada beberapa bagian laptop tersebut. Meskipun upgrade ini hanya terbatas pada beberapa komponen saja yakni hard disk drive dan memori atau RAM.

1. Storage
Storage yang umum digunakan pada komputer pc dan juga laptop adalah hard disk drive (HDD) yang terdapat bagian bergerak atau piringan yang berputar didalamnya. HDD hanya memiliki kecepatan putaran disknya hanya 5400 rpm tetapi saat ini HDD sudah mencapai 7200 rpm. Dengan rpm yang tinggi maka akan memungkinkan untuk transfer data dengan lebih cepat. Ada teknologi yang lebih baik dari HDD, yakni solid state drive SSD yang memiliki kemampuan transfer data lebih cepat dan tidak ada komponen bergerak sehingga lebih aman dari guncangan, panas lebih rendah dan lebih hemat daya. Hanya saja SSD harganya cukup mahal dan kapasitasnya juga tidak sebesar HDD, tapi harga yang dibayarkan sebanding dengan performanya.

Untuk HDD bisa di upgrade ke SSD sehingga kecepatan baca tulis lebih cepat dibandingkan dengan hard disk konvensional sehingga bisa meningkatkan kecepatan booting dan transfer data sebesar kurang lebih 3-5 kali lipat atau bahkan 10 kali lebih cepat.

2. RAM
Untuk memori RAM bisa dilakukan upgrade penambahan atau penggantian keping RAM yang sesuai dengan kemampuan prosesor atau sesuai dengan spesfikasi maksimal yang bisa didukung oleh laptop tersebut.

Disamping itu penggunaan software dan sistem operasi perlu diperhatikan untuk dapat memperlancar kinerja sesuai dengan kemampuan hardware. Jika Hardware lama dan berumur maka harus memilih dan memilah software mana yang akan digunakan sehingga tidak memperlambat kinerja hardware karena keterbatasan hardware tersebut. Biasanya software terbaru membutuhkan spessifikasi hardware yang tinggi untuk menjalankannya yang biasanya ada pada hardware terbaru juga.

Kesimpulan
Jika memang perlu upgrade laptop jadul anda karena pertimbangan tertentu silahkan upgrade saja karena ada komponen hardware laptop masih bisa dilakukan upgrade yakni RAM dengan yang lebih besar dan storage yang masih HDD dengan SSD. Tidak masalah kapasitas SSD yang kecil karena anda bisa simpan file penting di cloud storage untuk menghemat ruang penyimpanan. Tetapi jika memang anda menginginkan mengganti laptop anda dengan teknologi yang lebih baru dan juga sudah memiliki dana untuk membeli laptop baru tersebut maka membeli sebuah laptop baru dengan teknologi terbaru sangatlah direkomendasikan.
BERIKAN KOMENTAR ()